PEMBERITAHUAN: Mohon Maaf, jika anda mengunjungi website kami dari Google dan anda diarahkan ke halaman utama [home], dan tidak menemukan informasi yang anda cari, TENANG, tulisan yang anda cari ada di website kami. 
Silahkan ketik menggunakan kata kunci di penelusuran website kami [pojok kanan atas]. Kami barusaja melakukan perubahan link saja untuk lebih baik lagi.
Mohon maaf atas ketidaknyamananya, Salam Gowes! :-)

Tips Mengukur Ketinggian Sadel Sepeda

Tips Mengukur Ketinggian Sadel Sepeda


Penyetelan pertama (dan terpenting) yang dilakukan adalah menyetel tinggi sadel. Ini sangat penting karena kalau tidak pas mengakibatkan cedera. Setelan tinggi sadel yang terlalu rendah memberikan tekanan yang lebih pada lutut, sehingga bisa berakibat sakit atau cedera pada lutut, dan disamping itu tidak memungkinkan Anda untuk menyalurkan tenaga secara penuh ke pedal.

Sebaliknya, setelan yang terlalu tinggi mengakibatkan Anda harus berjingkat dan pinggul berayun untuk mencapai pedal, yang mengakibatkan sakit di punggung bagian bawah, dan juga bagian selangkangan akibat gesekan.

Menyetel tinggi sadel. Tujuan utama yang hendak dicapai dari penyetelan ini adalah, agar ketika pedal berada di posisi jam 6 atau bagian paling bawah, paha Anda membentuk sudut yang sesuai terhadap betis. Dan ingat dalam mengayuh pedal, posisi tumit sebaiknya selalu lebih tinggi dari jari kaki.

Ada beberapa cara untuk mencari ketinggian yang pas. Cara pertama adalah dengan melihat sudut di lutut. Sayangnya panduan tentang sudut yang sesuai berbeda-beda tergantung sumbernya. Menurut video BikeDynamics, sudut yang sesuai adalah 143-148 derajat. Laman Cycling Performance Tips menyebut sudut 25-30 derajat untuk menghindari cedera di lutut. Sedangkan menurut video Performance Bicycle, sudutnya adalah 160-170 derajat.

Sudut lutut. Cara yang lain adalah dengan mengukur panjang kaki Anda bagian dalam (dari selangkangan ke lantai), lalu mengalikannya dengan 0.883. Inilah jarak antara bagian atas sadel sampai titik tengah bottom bracket. Cara yang ketiga adalah dengan mengayuh sepeda dengan menggunakan tumit, lalu menyetel ketinggian sadel sehingga kaki Anda benar-benar lurus dan lutut mengunci pada saat posisi pedal ada di paling bawah. Tapi jangan terlalu tinggi sehingga pinggang harus bergoyang ketika mengayuh.

Alternatif lain, pilih suatu ketinggian yang sudutnya masuk dalam kisaran di atas, lalu dicoba jalan dan dinaikkan atau diturunkan untuk mencari posisi yang paling nyaman. Yang penting jangan terlalu tinggi sehingga lutut Anda lurus terkunci atau pinggul Anda goyang kiri kanan ketika mengayuh, dan jangan terlalu rendah sehingga kayuhan tidak bertenaga penuh dan akibatnya lutut terasa sakit.

Kalau merubah ketinggian, rubahlah sedikit demi sedikit, karena beda 1 cm saja efeknya sudah bisa terasa. Cobalah untuk bersepeda yang agak lama di posisi yang Anda rasa cocok. Mungkin sekitar sejam, agar agak capek, karena kalau capek maka kekuatan kaki sudah beda. Telapak kaki yang tadinya membentuk sudut akan cenderung menjadi horizontal ketika capek, dan Anda akan merasa setelan sadelnya terlalu tinggi (atau sebaliknya, terlalu rendah).

Setelah Anda temukan setelan yang terbukti pas, tandai ukuran ketinggian tersebut dengan spidol agar setelannya tidak hilang kalau ketinggian sadel dirubah orang atau sadel dilepas.

Tidak ada komentar